Saturday, 07 February 2026

Silaturahim IWOI Demi Jaga Stabilitas, Prof. Djagal Ajak Wartawan punya "Value"

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

lognews.co.id, Sleman - Prof.Dr.Djagal Wiseso Moerseno,M.Agr., mendorong profesionalitas media dalam Pertemuan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Sleman, beserta para pengurus di Sekretariat IWOI, Jl. Tunjung Baru nomor B-8,Baciro , Yogyakarta, Rabu (6/3/2024).

Mengemban amanah bangsa, dengan tugas media menjadi Pilar ke 4 Demokrasi, maka perlu bekerjasama dan berkoordinasi seperti yang dilakukan IWOI Kabupaten Sleman yang mengadakan silaturahmi dan mengkawal peran media dalam menjaga kondusifitas Yogyakarta Pasca Pemilu 2024.

Mengingat Negarapun bisa terpecah oleh isu -isu hoax, untuk itu selaku Dewan Pengawas IWOI, Prof.Dr.Djagal Wiseso Marseno,M.Agr (Ketua Forhanas) mengajak untuk bersama sama menjaga kondusifitas pasca Pemilu 2024.

"karena menjadi Pilar Demokrasi maka media atau wartawan harus memiliki "Value" yang harus dipatuhi,dimana wartawan harus memberitakan hal-hal yang benar, tidak boleh memberitakan informasi yang belum jelas (Asimetris Information),karena ketika Informasi tidak Simetris maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak baik, berdampak pada demo yang berjilid-jilid" ujar Djagal Wiseso dalam pemaparannya didepan para pengurus IWOI.

Sehingga kedepan Media Online dalam pemberitaanya tidak lagi hanya bersifat reportase tetapi melakukan investigasi dan menganalisis berita, agar karya jurnalistiknya dapat memiliki nilai lebih. 

Sementara itu, Dewan Pengawas Tazbir Abdullah,SH.,M.Hum, dalam arahannya menyampaikan, bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Provinsi yang kecil, tapi menjadi barometer nasional, jadi apapun yang terjadi di Yogyakarta gaungnya menasional.

Jadi kita semua memiliki tanggungjawab bersama untuk menjaga Yogyakarta tetap kondusif, maka perlu kerjasama, bersinergi dan IWOI yang anggotanya adalah wartawan memiliki jangkauan luas, jadi pertemuan ini merupakan langkah strategis dimana kita perlu kerjasama baik aparat dan Media.

Demi mendukung langkah tersebut, Penasehat IWOI Dr.Haryadi Baskoro,M.Hum.,(Kepala Museum Keistimewaan DIY) mengatakan "rumah ini adalah rumah bersama yang kami dedikasikan sebagai rumah kolaborasi berbagai "stakeholder" untuk bersinergi membangun peradaban, karena ditempat ini merupakan salah satu tempat penggodokan naskah-dukumen UUK DIY, dan ditempat ini telah diresmikan sebagai museum Keistimewaan.

Perkembangan media digital sekarang menjadikan setiap individu bisa belajar dan mengajar, maka Jurnalis harus di KURASI, untuk itu maka anggota IWOI terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, kerjasama dengan aparat dan akademisi untuk validasi informasi.

Ketua DPD IWOI Sleman Yupiter Ome, menyambut baik kunjungan dari Perwakilan Polda DIY, untuk membangun kerjasama, kolaborasi dan sinergitas, Pasca Pemilu 2024, Media Anggota IWOI turut jaga kondusifitas Daerah Istimewa Yogyakarta dengan berita-berita yang positif sejuk dan membangun kebersamaan , dan tidak menyebarkan berita Hoax, 

"Rencananya dalam waktu dekat ini kami sudah menjalin komunikasi dengan salah satu Kampus di Yogyakarta (UAJY) untuk kerjasama training media, sehingga semua anggota IWOI diharapkan bisa mendapatkan pengetahuan jurnalistik dan informasi tambahan, terkait penggunaan media secara lebih maksimal" ujar Yupiter.

"Dan juga wartawan perlu pelatihan secara berkesinambungan khususnya anggota IWOI agar memiliki kompetensi" pungkas Yupiter.

Demi mendukung gagasan tersebut, Penasehat IWOI Dr.Haryadi Baskoro,M.Hum.,(Kepala Museum Keistimewaan DIY) mengatakan "rumah ini adalah rumah bersama yang kami dedikasikan sebagai rumah kolaborasi berbagai "stakeholder" untuk bersinergi membangun peradaban, karena ditempat ini merupakan salah satu tempat penggodokan naskah-dukumen UUK DIY, dan ditempat ini telah diresmikan sebagai museum Keistimewaan. (Herman)