Wednesday, 27 May 2026

Pemerintah Siapkan Dana Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf, Pembiayaan Bisa Capai Rp500 Juta

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif menyiapkan dana pembiayaan hingga Rp10 triliun untuk mendukung pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia. Setiap pelaku usaha bahkan berpeluang memperoleh pembiayaan hingga Rp500 juta. (21/4/26).

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat industri berbasis kekayaan intelektual atau intellectual property (IP).

“Pembiayaan berbasis kekayaan intelektual yang pemerintah, Menteri Keuangan, Presiden melalui Menteri Keuangan, mengalokasikan hampir Rp10 triliun. Pelaku usaha bisa mencapai Rp500 juta dan program ini terus berjalan,” kata Teuku Riefky dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, program pembiayaan tersebut dijalankan melalui kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta sejumlah asosiasi terkait.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses kurasi, pendampingan, dan penyaluran dana dapat tepat sasaran kepada pelaku ekonomi kreatif yang memiliki potensi berkembang.

“Kami bersama OJK, Himbara, dan asosiasi terus melakukan kurasi, pendampingan, serta sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha yang dapat memanfaatkan program ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses penyaluran pembiayaan masih berjalan dan pemerintah akan mengevaluasi progres realisasinya dalam waktu dekat.

“Prosesnya masih berjalan dan kemungkinan akhir bulan ini akan dilaporkan lagi progres penyalurannya,” kata Teuku.

Program pembiayaan berbasis kekayaan intelektual tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional sekaligus membantu pelaku usaha memperluas pasar hingga tingkat global.

Pemerintah juga menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui pengembangan karya dan produk berbasis inovasi serta kreativitas anak bangsa. (Amri-untuk Indonesia)