Monday, 11 May 2026

Minyakita Terancam Naik, Pengamat Soroti Kebijakan Menteri Koordinator Bidang Pangan

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta — Wacana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita menuai sorotan tajam. Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai pemerintah belum mampu mengendalikan tata niaga minyak goreng dan stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar. (11/5/26).

Efriza menyoroti posisi Zulkifli Hasan atau Zulhas yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan. Menurutnya, kebijakan pemerintah justru memperlihatkan lemahnya strategi menghadapi lonjakan harga pangan di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

“Ini menunjukkan lemahnya pengawasan distribusi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok,” kata Efriza, Senin.

Ia menilai kondisi harga Minyakita di lapangan sebenarnya sudah melampaui HET sebelum muncul rencana kenaikan resmi dari pemerintah. Situasi itu dinilai menjadi bukti adanya persoalan pada rantai distribusi, pengawasan pasar, hingga dugaan permainan spekulan.

Menurut dia, pemerintah seharusnya fokus memperbaiki tata niaga minyak goreng dari hulu hingga hilir, bukan menaikkan HET yang berpotensi menambah beban masyarakat kecil.

Efriza juga menilai kondisi tersebut ironis karena Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia, tetapi masih kesulitan menjaga stabilitas harga minyak goreng domestik.

Ia mengingatkan kenaikan harga kebutuhan pokok akan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Pemerintah diminta segera memperkuat pengawasan distribusi dan memastikan pasokan minyak goreng subsidi tetap tersedia dengan harga terjangkau di pasar tradisional maupun ritel modern. (Amri-untuk Indonesia)