Monday, 04 May 2026

MGBKI Soroti Victim Blaming dan Intimidasi Usai Tragedi Dokter Internship

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, dokter internship asal Sumatera Selatan yang sedang bertugas di Jambi, memicu sorotan luas dari kalangan medis. Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) menyampaikan pernyataan sikap sekaligus rekomendasi kebijakan menyusul kasus tersebut. (03/05/26).

Dalam konferensi pers, Minggu, Ketua MGBKI Prof Dr dr Budi Iman Santoso, SpOG(K), MPH menegaskan pentingnya menghentikan praktik victim blaming dan intimidasi terhadap peserta pendidikan kedokteran.

“Setiap upaya menyalahkan korban, membungkam informasi, mengancam peserta pendidikan, atau memberikan sanksi administratif seperti perpanjangan masa pendidikan karena menyuarakan keselamatan kerja harus dihentikan,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara terkait meninggalnya Myta Aprilia Azmy, dokter internship yang bertugas di Rumah Sakit KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi, diduga akibat beban kerja yang terlalu berat.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Azhar Jaya mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut. Ia mengetahui yang bersangkutan sebelumnya tengah jatuh sakit hingga terkonfirmasi kabar terakhir meninggal dunia.

"Pasien sebelumnya sudah dirawat, tapi kondisi memburuk dan akhirnya meninggal," kata pria yang akrab disapa Pak Aco tersebut seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (2/5). (Amri-untuk Indonesia)