Wednesday, 29 April 2026

KAI Batalkan 13 KA Jarak Jauh, Tiket Bisa Refund Penuh Imbas Gangguan Bekasi Timur

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 13 perjalanan kereta api jarak jauh pada Selasa akibat gangguan operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Penumpang terdampak diberikan pengembalian dana tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. (28/4/26)

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai kompensasi atas pembatalan maupun keterlambatan perjalanan yang terjadi setelah insiden operasional di jalur Bekasi Timur.

Manajemen KAI menyebut proses refund dapat diajukan hingga tujuh hari ke depan. Penumpang diminta menyiapkan data pendukung berupa kode pemesanan, nama penumpang, NIK, nomor rekening, nomor telepon, dan alamat email.

Pengajuan pengembalian dana dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan transfer bank. Pelanggan juga bisa menghubungi Contact Center KAI 121 di nomor 021-121 atau WhatsApp 0811-2223-3121.

KAI mengimbau masyarakat terus memantau informasi resmi terkait jadwal perjalanan dan melakukan penyesuaian rencana keberangkatan sesuai kondisi lapangan.

Berikut 13 perjalanan KA jarak jauh yang dibatalkan:

  • KA Gunungjati relasi Cirebon-Gambir
  • KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir
  • KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap
  • KA Madiun Jaya relasi Madiun-Pasar Senen
  • KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang-Gambir
  • KA Mataram relasi Solo Balapan-Pasar Senen
  • KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi-Pasar Senen
  • KA Singasari relasi Blitar-Pasar Senen
  • KA Jayabaya relasi Malang-Pasar Senen
  • KA Manahan relasi Solo Balapan-Gambir
  • KA Progo relasi Lempuyangan-Pasar Senen
  • KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi-Gambir
  • KA Menoreh relasi Semarang Tawang-Pasar Senen

Sejumlah penumpang di Stasiun Bekasi dilaporkan memadati area layanan pelanggan untuk melakukan pembatalan tiket dan meminta informasi keberangkatan lanjutan.

KAI menegaskan upaya pemulihan operasional terus dilakukan agar perjalanan kereta dapat kembali normal secepatnya. (Amri-untuk Indonesia)