Tuesday, 28 April 2026

Harga Bawang Merah dan Gula Naik, Cabai Rawit Mulai Turun

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Badan Pusat Statistik menyebut rata-rata harga bawang merah nasional naik 4,27 persen pada pekan keempat April 2026 dibanding Maret lalu. Kenaikan ini membuat harga bawang merah di banyak daerah masih berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen Rp41.500 per kilogram. (28/4/26)

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan harga rata-rata bawang merah saat ini mencapai Rp43.998 per kilogram. Menurut dia, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga juga bertambah dari 224 daerah pada pekan sebelumnya menjadi 227 daerah.

Sejumlah wilayah mencatat lonjakan cukup tinggi. Di Kabupaten Kubu Raya harga bawang merah tercatat 9,45 persen di atas HAP. Kabupaten Gunung Mas naik 44,37 persen, sementara Sleman sebesar 11,22 persen.

Kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Supiori, dengan harga bawang merah mencapai Rp80.000 per kilogram atau 92,77 persen di atas HAP.

Selain bawang merah, BPS juga melaporkan harga gula pasir nasional naik rata-rata 1,5 persen pada pekan keempat April menjadi Rp18.765 per kilogram. Harga tersebut melampaui HAP nasional Rp17.500 per kilogram, sedangkan untuk wilayah timur Indonesia dan daerah 3T ditetapkan Rp18.500 per kilogram.

Sebanyak 51 persen wilayah Indonesia mengalami kenaikan harga gula pasir. BPS mencatat 185 kabupaten/kota memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi dan harga jual di atas HAP.

Di Kabupaten Barito Selatan, harga gula pasir berada 11,03 persen di atas HAP. Kabupaten Tolikara tercatat 86,5 persen di atas HAP. Sementara Barito Timur mencapai Rp19.737 per kilogram atau 12,78 persen di atas HAP.

Di sisi lain, komoditas cabai rawit mulai menunjukkan penurunan setelah sempat melonjak saat Ramadan dan Idul Fitri. Harga rata-rata kini berada di Rp70.528 per kilogram, turun 7,58 persen dibanding Maret, meski masih di atas HAP konsumen. (Amri-untuk Indonesia)