lognews.co.id, Jerez – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menorehkan hasil impresif dengan finis di posisi keenam pada balapan Moto3 Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu. Capaian itu menjadi catatan positif setelah rider binaan Honda Asia tersebut memulai lomba dari grid ke-17 dan mampu menembus barisan depan. (27/4/26)
Sejak lampu start padam, Veda langsung menunjukkan agresivitas dengan melesat ke posisi 14 pada lap awal. Start cepat itu menjadi modal penting untuk membuka peluang menembus zona poin dan bersaing di kelompok tengah.
Memasuki pertengahan balapan, pembalap asal Gunungkidul tersebut terus memperbaiki ritme lap dan berhasil masuk sepuluh besar. Konsistensi kecepatan serta keberanian saat duel antarpembalap membuat Veda perlahan merangsek ke posisi lima besar.
Persaingan sengit terjadi pada lap-lap akhir ketika Veda terlibat duel ketat dengan Alvaro Carpe dalam perebutan posisi kelima. Namun manuver rivalnya di lap terakhir membuat Veda turun satu tingkat dan menyelesaikan lomba di posisi keenam.
Hasil ini menjadi sinyal kebangkitan penting bagi pembalap berusia 17 tahun itu setelah sebelumnya gagal menyelesaikan balapan di Moto3 Amerika Serikat 2026. Finis enam besar di Jerez menunjukkan kapasitas Veda untuk bersaing di level dunia jika mampu menjaga konsistensi performa pada seri-seri berikutnya.
Sementara itu, pembalap tuan rumah Maximo Quiles tampil dominan dan keluar sebagai juara Moto3 Spanyol, disusul Adrian Fernandez di posisi kedua serta David Munoz di urutan ketiga.
Capaian Veda sekaligus memperkuat optimisme publik terhadap masa depan balap motor Indonesia di pentas internasional. Dengan usia muda dan progres yang terus meningkat, peluang tampil lebih kompetitif di seri mendatang terbuka lebar.
(Amri-untuk Indonesia)



