Oleh: Latif WH
lognews.co.id - Sebagai pusat pendidikan, Al-Zaytun memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di Kabupaten Indramayu.
Kehadiran institusi pendidikan yang kuat tidak hanya berdampak pada aspek akademik, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
IPM sendiri diukur melalui tiga dimensi utama: kesehatan, pendidikan, dan standar ekonomi hidup layak. Dalam aspek kesehatan, indikatornya adalah Angka Harapan Hidup. Di bidang pendidikan, digunakan ukuran Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah. Sementara itu, dimensi ekonomi tercermin dari pengeluaran per kapita yang disesuaikan. Ketiga komponen ini saling terkait dan membentuk fondasi kemajuan suatu daerah.
Sebagai lembaga pendidikan, Al-Zaytun tidak sekadar menjadi tempat transfer ilmu dasar. Lebih dari itu, ia diharapkan mampu membangun sumber daya manusia yang unggul, berwawasan luas, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, tidaklah pantas apabila civitas di dalamnya hanya berhenti pada pendidikan dasar. Justru, harus ada dorongan kuat untuk mencapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas.
Di bawah bimbingan Syaykh Al-Zaytun, A.S. Panji Gumilang, S.Sos., M.P., civitas Al-Zaytun terus didorong dan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan akademik hingga jenjang tertinggi.
Komitmen ini mencerminkan keseriusan dalam membangun kualitas manusia secara utuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara karakter.
Dengan komitmen pada pendidikan berkelanjutan dan pengembangan karakter, Al-Zaytun berpotensi menjadi motor penggerak peningkatan IPM di Indramayu. Ketika kualitas manusia meningkat, dampaknya akan terasa luas mulai dari kesejahteraan ekonomi hingga kemajuan sosial yang lebih merata. (Amri-untuk Indonesia)
Al-Zaytun: Mendidik dan Membangun Semata-mata Hanya untuk Beribadah kepada Allah



