Wednesday, 04 February 2026

Tak Perlu Tap Kartu, Empat Tol Fungsional Gratis Dibuka Saat Mudik Lebaran 2026

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan empat ruas jalan tol fungsional yang akan dibuka tanpa tarif selama arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk membantu kelancaran lalu lintas dan mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah titik pertemuan arus utama.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyebut total panjang ruas tol fungsional yang dibuka mencapai sekitar 121,64 kilometer. Pengoperasian dilakukan tanpa kewajiban tap kartu uang elektronik sebagai bagian dari skema layanan gratis selama periode mudik.

Empat ruas tol fungsional tersebut berada di koridor strategis Trans-Jawa dan sekitarnya, yakni:

1. Tol Jakarta–Cikampek II Selatan
Ruas yang difungsionalkan sepanjang 54,75 kilometer, meliputi Segmen Setu–Sukaragam (10,50 km), Sukaragam–Bojongmangu (13 km), serta Bojongmangu–Sadang (31,25 km). Jalur ini diproyeksikan menjadi alternatif penting untuk mengurangi beban lalu lintas Tol Jakarta–Cikampek eksisting.

2. Tol Yogyakarta–Bawen
Segmen yang dibuka secara fungsional adalah Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer sebagai jalur pengalih arus kendaraan dari arah Semarang menuju wilayah Yogyakarta dan Magelang.

3. Tol Solo–Yogyakarta
Selain ruas bertarif yang telah beroperasi, segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer akan difungsionalkan guna memangkas waktu tempuh menuju pusat Kota Yogyakarta dan kawasan wisata sekitarnya.

4. Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I (Probolinggo–Besuki)
Ruas fungsional yang dibuka sepanjang 49,68 kilometer, terdiri atas Segmen Gending–Kraksaan (12,88 km), Kraksaan–SS Paiton (11,20 km), serta SS Paiton–Besuki (25,60 km). Jalur ini diharapkan memperlancar arus kendaraan di koridor Jawa Timur bagian timur.

Terkait kemungkinan diskon tarif tol selama Lebaran 2026, manajemen Jasa Marga menyatakan hingga saat ini belum terdapat arahan resmi dari pemerintah. Kebijakan diskon, apabila diterapkan, dinilai lebih berfungsi untuk mendistribusikan waktu perjalanan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada hari tertentu.

Pembukaan ruas tol fungsional gratis ini diharapkan meningkatkan efisiensi waktu tempuh, kenyamanan perjalanan, serta pemerataan arus kendaraan selama periode puncak mudik Lebaran 2026. (Amri-untuk Indonesia)