Wednesday, 04 February 2026

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp11.800 per Liter Mulai 1 Februari

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah wilayah yang mulai berlaku 1 Februari 2026. Harga Pertamax (RON 92) tercatat turun menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter. Sabtu (1/2/2026).

Berdasarkan informasi pada laman resmi perusahaan, penyesuaian harga juga berlaku untuk beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya di wilayah Jabodetabek. Pertamax Green (RON 95) turun menjadi Rp12.450 per liter dari Rp13.150 per liter pada Januari 2026, sementara Pertamax Turbo (RON 98) turun menjadi Rp12.700 per liter dari Rp13.400 per liter.

Untuk produk solar nonsubsidi, harga Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp13.250 per liter dari Rp13.500 per liter. Sedangkan Pertamina Dex (CN 53) mengalami penurunan tipis menjadi Rp13.500 per liter dari Rp13.600 per liter.

Sementara itu, BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter dan Bio Solar berada di Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga ini dilakukan dalam rangka implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kebijakan penurunan harga BBM nonsubsidi ini mencerminkan penyesuaian berkala mengikuti formula harga energi nasional serta dinamika pasar global. (Amri-untuk Indonesia)