lognews.co.id, Moskow – Pemerintah Iran menolak usulan Amerika Serikat yang menyebut kemungkinan tim nasional Italia menggantikan Iran di ajang Piala Dunia. Penolakan tersebut disampaikan melalui Kedutaan Besar Iran di Italia di tengah meningkatnya tensi politik antarnegara. (24/4/26)
Dalam pernyataannya, pihak kedutaan menilai wacana tersebut tidak berdasar dan menyebut sepak bola seharusnya tidak dipengaruhi kepentingan politik. Mereka menegaskan bahwa partisipasi dalam Piala Dunia ditentukan melalui hasil di lapangan, bukan intervensi pihak tertentu.
Sebelumnya, utusan khusus AS untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, mengemukakan gagasan tersebut dalam laporan media internasional. Usulan itu dikaitkan dengan upaya diplomasi di tengah dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan sejumlah negara mitra.
Dari pihak Italia, Presiden Komite Olimpiade Italia Luciano Buonfiglio juga menanggapi wacana tersebut dengan menyatakan bahwa tiket ke Piala Dunia harus diraih melalui kualifikasi resmi. Italia sendiri tercatat gagal lolos ke turnamen tersebut setelah hasil pertandingan terakhir di fase kualifikasi.
Isu ini berkembang di tengah situasi geopolitik yang memengaruhi berbagai sektor, termasuk olahraga internasional. Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait perubahan peserta Piala Dunia, dan mekanisme tetap mengacu pada regulasi federasi sepak bola internasional. (Amri-untuk Indonesia)



