Thursday, 09 April 2026

Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik, Warga Iran Bentuk Perisai Manusia

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, — Ratusan warga Iran membentuk barisan sebagai perisai manusia di sekitar Pembangkit Listrik Siklus Gabungan Kazerun, Provinsi Fars. Aksi ini merespons ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memberi tenggat bagi Iran untuk menerima gencatan senjata atau menghadapi serangan besar-besaran terhadap infrastruktur vital. (7/4/26)

Video aksi tersebut diunggah kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran dan telah diverifikasi CBS News. Rekaman menunjukkan warga berdiri di depan fasilitas energi sambil mengibarkan bendera Iran, menanggapi seruan pejabat pemerintah agar sipil melindungi pembangkit listrik negara.

Pembangkit listrik Kazerun diketahui menggunakan bahan bakar gas alam dan berada dekat Teluk Persia, salah satu wilayah paling sensitif secara geopolitik.

Ketegangan meningkat sejak serangan AS–Israel pada 28 Februari 2026 yang menewaskan sedikitnya 2.076 orang di Iran menurut Al Jazeera. Iran membalas menyerang Israel dan fasilitas AS di negara-negara Teluk, menewaskan 13 tentara AS serta menyebabkan lebih dari 200 luka-luka. Di Israel, 26 orang tewas dan 7.183 lainnya terluka. Korban juga dilaporkan di sejumlah negara lain.

Selain serangan langsung, Iran menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis perdagangan minyak dunia. Penutupan ini memicu lonjakan harga minyak global dan menambah tekanan geopolitik. Trump meminta negara lain membantu AS membuka kembali jalur tersebut, tetapi ditolak sekutu Washington.

Trump menetapkan tenggat hingga Selasa (7/4) pukul 20.00 waktu AS atau Rabu (8/4) pukul 03.30 waktu Iran. Ia menuntut Teheran menghentikan program senjata nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.

(Amri-untuk Indonesia)