lognews.co.id, Riyadh — Pemerintah Arab Saudi menyiapkan megaproyek pencakar langit bertajuk Rise Tower dengan ketinggian mencapai dua kilometer di pusat Kota Riyadh sebagai ikon utama program Visi 2030. Gedung yang dirancang HKS Architects dengan nama desain “Rise-Lumenis” tersebut dimaknai sebagai simbol cahaya transformasi nasional di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Ketinggian menara ini diproyeksikan lebih dari dua kali lipat Burj Khalifa di Dubai yang berdiri setinggi 830 meter, menjadikannya kandidat bangunan tertinggi di dunia. Rise Tower juga telah memperoleh Penghargaan WAFX 2025 berkat pendekatan inovasi iklim dan efisiensi energi yang diusung dalam rancangan arsitekturnya.
Proyek ini menjadi bagian strategis diversifikasi ekonomi Arab Saudi dari sektor minyak menuju pusat bisnis, teknologi, dan pariwisata global. Pemerintah setempat menilai pembangunan menara raksasa tersebut bukan sekadar pencapaian rekor, melainkan langkah menciptakan standar baru arsitektur berkelanjutan dan teknologi konstruksi masa depan.
Rise Tower sekaligus diproyeksikan melampaui ambisi pembangunan Menara Jeddah serta memperkuat citra Riyadh sebagai kota metropolitan modern yang kompetitif di tingkat internasional. (Amri-untuk Indonesia)


