lognews.co.id - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat diimbau lebih teliti dalam memilih hewan kurban agar daging yang dihasilkan aman, sehat, dan layak dikonsumsi. Kondisi kesehatan hewan menjadi hal penting yang harus diperhatikan sebelum membeli.
Hewan kurban yang sehat umumnya memiliki gerakan aktif dan tidak tampak lemas. Nafsu makan yang baik juga menjadi indikator utama bahwa hewan berada dalam kondisi sehat dan siap dikurbankan.
Selain itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi fisik hewan secara menyeluruh. Mata hewan sehat terlihat cerah dan bersih, tidak berair atau sayu. Hidung dan bagian moncong juga harus tampak bersih tanpa lendir berlebihan maupun tanda infeksi.
Bulu hewan sehat biasanya tampak bersih, tidak kusam, serta bebas dari parasit seperti kutu dan kudis. Kondisi tubuh juga harus proporsional, tidak terlalu kurus, tidak pincang, dan tidak memiliki cacat fisik.
Pernapasan menjadi indikator penting lainnya. Hewan sehat bernapas normal tanpa batuk ataupun suara napas yang berat. Kotoran hewan juga harus padat dan tidak menunjukkan gejala diare.
Masyarakat juga diingatkan memastikan usia hewan sudah memenuhi syariat kurban. Sapi dan kerbau minimal berusia dua tahun, kambing minimal satu tahun, sedangkan domba minimal enam bulan dengan kondisi tertentu.
Selain itu, calon pembeli harus waspada terhadap tanda-tanda penyakit menular seperti demam, luka bernanah, hingga gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Berikut 10 tips memilih hewan kurban sehat:
-
Pilih hewan yang aktif dan lincah
-
Pastikan nafsu makan hewan baik
-
Periksa mata agar cerah dan tidak berair
-
Pastikan hidung bersih dan lembap
-
Pilih bulu yang bersih dan tidak kusam
-
Hindari hewan yang terlalu kurus
-
Pastikan tidak ada cacat fisik atau pincang
-
Periksa kotoran hewan, tidak diare
-
Pastikan pernapasan normal dan tidak batuk
-
Hindari hewan yang menunjukkan gejala penyakit menular
Dengan memperhatikan kondisi kesehatan hewan sejak awal, masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih aman, nyaman, dan sesuai syariat. (Amri-untuk Indonesia)



