Wednesday, 08 April 2026

Keamanan Air Berkaporit Untuk Mandi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, — Kaporit atau kalsium hipoklorit adalah disinfektan yang digunakan PDAM untuk membunuh mikroorganisme dalam air. Meski berbau menyengat, air berkaporit aman digunakan sepanjang kadarnya berada dalam batas kesehatan. (7/4/26)

WHO menetapkan kadar klorin residu aman 0,2–0,5 mg/L, dengan batas atas 1 mg/L. Rentang ini cukup untuk menekan bakteri tanpa membahayakan pengguna. Kaporit juga diterapkan pada kolam renang untuk mencegah pertumbuhan alga dan jamur. Efektivitasnya menurun bila produk melewati masa kedaluwarsa.

Dalam penggunaan harian, kaporit harus dicampur sesuai takaran dan pH air dijaga stabil. Proses pencampuran biasanya dilakukan malam hari untuk menghindari pelepasan gas klorin akibat sinar matahari. Air berkaporit umumnya aman untuk kulit normal, namun pada kulit sensitif bisa menimbulkan iritasi atau rasa kering. Paparan rutin juga dapat membuat rambut kasar atau mudah rontok, seperti pada perenang.

Penggunaan untuk bayi dan anak perlu kehati-hatian karena kulit mereka lebih sensitif. Bila ada riwayat alergi atau eksim, konsultasi ke tenaga medis dianjurkan. Peralatan mandi sebaiknya berbahan yang tahan klorin agar tidak cepat rusak.

Kaporit efektif menjaga kualitas air dan aman untuk mandi selama kadarnya mengikuti standar kesehatan serta disesuaikan dengan kondisi kulit pengguna.

(Amri-untuk Indonesia)