lognews.co.id, Shanghai – AGIBOT resmi mencetak rekor dunia setelah menuntaskan produksi robot humanoid ke-10.000 pada 30 Maret 2026. Prestasi ini menetapkan mereka sebagai produsen pertama yang mampu memproduksi robot humanoid dalam skala masif dengan kecepatan pertumbuhan eksponensial: hampir dua tahun untuk 1.000 unit pertama, satu tahun untuk 5.000 unit, dan hanya tiga bulan untuk mencapai 10.000 unit. Lonjakan ini menandai peralihan global dari tahap eksperimen ke era komersialisasi robot humanoid. (01/4/26)
Perusahaan menyebut percepatan itu lahir dari standarisasi manufaktur dan kematangan rantai pasok. Permintaan internasional meningkat tajam setiap bulan seiring meluasnya kebutuhan ruang bisnis terhadap sistem Embodied AI—kecerdasan buatan berwujud fisik yang mampu mengeksekusi tugas kompleks, memahami ruang kerja, serta beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Teknologi tersebut sekarang menjadi investasi langsung yang meningkatkan efisiensi biaya dan stabilitas operasional perusahaan.
Ribuan robot AGIBOT saat ini telah bekerja di sektor logistik, ritel, perhotelan, layanan publik, pendidikan, hingga industri berat seperti manufaktur dan otomasi lini produksi. Distribusi globalnya menjangkau Eropa, Amerika Utara, Jepang, Korea Selatan, Asia Tenggara, hingga Timur Tengah, dengan adopsi cepat yang melampaui pilot project dan masuk ke implementasi rutin berskala besar.
Pencapaian 10.000 unit mengonfirmasi bahwa robot humanoid telah matang secara komersial. Dengan biaya produksi yang kian efisien dan kecepatan manufaktur yang memecahkan rekor, penetrasi robot pintar dalam kehidupan manusia tidak lagi merupakan prediksi, melainkan realitas yang sedang berlangsung.
(Amri-untuk Indonesia)



