Wednesday, 04 February 2026

Kenali Perbedaan Bupati dan Walikota

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id – Bupati dan walikota merupakan kepala daerah tingkat II di Indonesia yang dipilih langsung rakyat dan bertanggung jawab kepada gubernur. Keduanya memimpin pembangunan lokal, tapi peran serta tantangannya berbeda sesuai karakter wilayah. Memahami perbedaan ini penting bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kebijakan daerah sepanjang 2026.

Ciri Wilayah dan Fokus Bupati

Bupati memimpin kabupaten, wilayah luas dengan dominasi pedesaan dan sektor agraris. Tantangan utama meliputi pengelolaan area tersebar, infrastruktur pedesaan, serta peningkatan pertanian dan peternakan. Contoh: Bupati Indramayu fokus pada irigasi sawah dan agroindustri untuk kesejahteraan petani.

Ciri Wilayah dan Fokus Walikota

Walikota memimpin kota, area padat penduduk dengan prioritas perdagangan, jasa, dan ekonomi modern. Efisiensi layanan publik seperti transportasi, pasar, serta inovasi digital jadi kunci. Contoh: Walikota di kota besar seperti Jakarta Utara dorong startup dan pariwisata urban.

Perbedaan mendasar terletak pada luas wilayah kabupaten lebih luas dan agraris, sementara kota sempit tapi padat dengan fokus perdagangan. Bupati hadapi aksesibilitas tersebar, sedangkan walikota atasi kemacetan dan layanan efisien. Keduanya wajib jalankan otonomi daerah berdasarkan UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Di 2026, inovasi seperti digitalisasi pelayanan jadi prioritas bersama untuk kemajuan Indonesia.

Untuk wilayah Kabupaten Indramayu memiliki 31 kecamatan, 309 desa, dan 8 kelurahan, dengan luas 2.040,11 km² (204.011 ha). Wilayah ini punya garis pantai 147 km di pantai utara antara Cirebon-Subang, meliputi 36 desa pantai dari 11 kecamatan.

(Amri-untuk Indonesia)

“Mendidik dan membangun semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah”