Friday, 03 April 2026

Tips Gunakan Listrik dengan Aman, Terhindar dari Risiko Kebakaran

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id – Kebakaran akibat arus pendek listrik masih kerap terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kondisi ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan dan merawat instalasi listrik di rumah.

Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa diterapkan untuk meminimalisir risiko korsleting:

  1. Instalasi Sesuai Standar Gunakan jasa teknisi listrik yang bersertifikat agar pemasangan kabel dan instalasi sesuai aturan. Instalasi yang tidak sesuai standar sangat rawan memicu korsleting.

  2. Cek Kondisi Kabel Kabel yang terkelupas, pecah, atau terjepit harus segera diganti. Kabel rusak lebih mudah menyebabkan arus pendek, apalagi jika terkena air atau berada di tempat lembap.

  3. Jangan Bebani Stop Kontak Hindari penggunaan colokan bertumpuk atau menyambung banyak peralatan listrik pada satu titik. Hal ini bisa menimbulkan beban berlebih dan korsleting.

  4. Cabut Peralatan Saat Tidak Dipakai Matikan dan cabut perangkat elektronik dari stop kontak jika sedang tidak digunakan, terutama saat malam hari atau ketika meninggalkan rumah.

  5. Gunakan Produk Berstandar SNI Peralatan listrik dengan label SNI lebih terjamin keamanannya karena sudah melewati uji kualitas.

  6. Pasang Pengaman Listrik Lengkapi rumah dengan Miniature Circuit Breaker (MCB) dan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB). Keduanya berfungsi otomatis memutus aliran listrik jika terjadi korsleting atau kebocoran.

  7. Jauhkan Kabel dari Air dan Panas Hindari meletakkan kabel listrik di area yang lembap atau dekat dengan sumber panas agar isolasinya tidak cepat rusak.

Dengan memperhatikan langkah-langkah tersebut, potensi korsleting yang bisa berujung kebakaran dapat diminimalisir. Bijak menggunakan listrik berarti ikut menjaga keselamatan rumah tangga. (Sahil untuk Indonesia)