Thursday, 09 April 2026

Begadang Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis dan Gangguan Mental

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id – Begadang masih sering dianggap hal biasa oleh banyak orang, terutama kalangan muda yang aktif beraktivitas. Padahal, kebiasaan kurang tidur ini dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan fisik, emosi, hingga psikologis.

Melansir Alodokter, kurang tidur membuat tubuh lebih cepat lelah serta mengganggu kestabilan emosi. Kondisi ini bahkan meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental bila terjadi terus-menerus.

Dalam jangka panjang, kebiasaan begadang dapat memicu penyakit kronis berbahaya. Penyakit tersebut antara lain diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung. Sejumlah penelitian juga menunjukkan orang yang tidur kurang dari cukup lebih cepat mengalami kenaikan berat badan sehingga risiko obesitas meningkat.

Begadang mengganggu metabolisme tubuh yang seharusnya berjalan seimbang. Akibatnya, tubuh lebih sering merasa lapar, pola makan sulit terkontrol, dan berat badan pun bertambah.

Selain berat badan, kualitas kulit juga ikut terdampak. Produksi hormon stres meningkat saat tubuh kurang tidur, lalu merusak kolagen yang berfungsi menjaga elastisitas kulit. Dampaknya, kulit tampak kusam, kering, muncul garis halus, serta lingkaran hitam di sekitar mata.

Gangguan lain terjadi pada otak yang kehilangan kesempatan melakukan regenerasi sel saat tidur. Proses regenerasi ini penting untuk menjaga daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir tetap optimal. Jika terhambat, seseorang lebih mudah lupa, sering mengantuk, serta sulit fokus.

Sementara itu, Halodoc menekankan pentingnya pola tidur malam yang teratur. Tidur cukup selama delapan jam membantu tubuh beristirahat dan memperbaiki sel yang rusak. Pola tidur konsisten juga menjaga ritme sirkadian tubuh tetap seimbang. Paparan cahaya alami di pagi hari akan mendukung produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.

Untuk menjaga kualitas tidur, para ahli menyarankan menghindari kebiasaan seperti penggunaan gawai berlebihan, makan besar, atau minum cairan terlalu banyak pada malam hari. (Sahil untuk Indonesia)