lognews.co.id - Perkembangan teknologi digital tidak hanya menjadi konsumsi generasi muda, melainkan juga menuntut para orang tua untuk beradaptasi. Gawai, media sosial, dan berbagai layanan daring telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian, termasuk dalam interaksi keluarga.
Menurut Setiawan (2022) dalam Jurnal Teknologi dan Pembelajaran, orang tua memerlukan pendekatan khusus dalam mempelajari teknologi. Ia menyebutkan bahwa proses pembelajaran akan lebih mudah dicerna jika dilakukan secara bertahap dan mengutamakan kebutuhan praktis, seperti berkomunikasi dengan anak atau melakukan transaksi digital.
Strategi Efektif bagi Orang Tua
Agar tidak tertinggal, berikut sejumlah kiat yang dapat diterapkan para orang tua untuk meningkatkan literasi digital:
1. Fokus pada Kebutuhan Sehari-hari
Dianjurkan untuk memulai dengan mempelajari aplikasi yang sering digunakan sehari-hari, seperti WhatsApp, dompet digital, atau platform e-commerce.
2. Belajar Bertahap dan Konsisten
Orang tua disarankan memahami setiap fitur secara perlahan, kemudian mengulanginya secara berkala hingga benar-benar terbiasa.
3. Manfaatkan Pendampingan Keluarga
Dukungan dari anggota keluarga, terutama anak, terbukti mempercepat pemahaman teknologi pada orang tua. Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian Sari dan Putra (2021) dalam Jurnal Komunikasi dan Informasi.
4. Ikut Kelas Komunitas
Banyak komunitas dan lembaga yang menyelenggarakan pelatihan literasi digital khusus orang tua, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan suportif.
5. Bersikap Terbuka dan Percaya Diri
Sikap positif dan keingintahuan yang tinggi menjadi kunci untuk menerima teknologi tanpa tekanan.
Dengan mengadopsi strategi tersebut, orang tua tidak hanya mampu menggunakan teknologi dengan lebih percaya diri, tetapi juga dapat menjadi contoh baik bagi anak-anak dalam pemanfaatan dunia digital. Hal ini sekaligus memperkuat komunikasi dan keharmonisan keluarga di era modern. (Sahil untuk Indonesia)



