الإثنين، 20 نيسان/أبريل 2026

Harga LPG Nonsubsidi Naik Hingga 18 Persen, Dampak Geopolitik Global

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kg dari Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung atau naik sekitar 18,75 persen, berlaku mulai 18 April 2026 di sejumlah wilayah Indonesia.(19/4/26)

Kenaikan harga juga terjadi pada LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg yang naik dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu per tabung atau meningkat sekitar 18,89 persen di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Penyesuaian harga ini menjadi yang pertama sejak 2023 dan turut berlaku di berbagai provinsi lain dengan besaran berbeda sesuai biaya distribusi masing-masing daerah.

Kenaikan harga LPG dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak mentah global yang tercermin dari Indonesian Crude Price (ICP) Maret 2026 yang mencapai 102,26 dolar AS per barel, naik signifikan dibanding bulan sebelumnya.

Pemerintah menyebut kenaikan harga minyak tidak terlepas dari dinamika geopolitik global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara besar.

Gangguan jalur distribusi energi seperti penutupan Selat Hormuz yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia turut memperburuk kondisi pasokan global.

Kondisi ini berdampak langsung pada biaya energi nasional, termasuk LPG, sehingga penyesuaian harga dinilai sebagai langkah mengikuti mekanisme pasar dan menjaga keberlanjutan pasokan energi dalam negeri berdasarkan kompilasi berbagai sumber terpercaya. (Amri-untuk Indonesia)