lognews.co.id, Bandung – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Sulaiman bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan aksi penebaran benih pohon melalui udara (aeroseeding) sebagai langkah mitigasi bencana longsor. Kegiatan dilakukan menggunakan pesawat CASA C-212 milik Skadron Udara 4 pada awal Februari 2026.
Komandan Lanud Sulaiman, Eko Sujatmiko, menjelaskan metode aeroseeding dipilih karena dinilai efektif menjangkau kawasan hutan kritis yang sulit diakses jalur darat. Penebaran benih bertujuan meningkatkan daya serap air tanah sekaligus memperkuat vegetasi di wilayah rawan longsor.
Sebanyak 11 ton benih dari 19 jenis pohon ditebarkan di sejumlah titik rawan bencana di Kabupaten Bandung. Area yang menjadi sasaran meliputi Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari seluas 123 hektare; Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari seluas 137 hektare; serta Desa Girimulya, Kecamatan Pacet seluas 478 hektare.
Pesawat diberangkatkan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, dengan dukungan unsur pemerintah daerah dan pejabat terkait. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut dan menilai metode penebaran benih dari udara menjadi strategi mitigasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kawasan hutan kritis, memperkuat tutupan vegetasi, serta menurunkan risiko bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Bandung melalui sinergi antara TNI AU dan pemerintah daerah. (Amri-untuk Indonesia)


