الأربعاء، 11 شباط/فبراير 2026

Pemerintah Evaluasi Kasus Dugaan Kontaminasi Udang Beku Indonesia dengan Cesium-137

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) untuk menindaklanjuti laporan adanya dugaan paparan bahan radioaktif Cesium-137 pada produk udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat.

“Kami sudah rapat koordinasi dengan KKP dan Bapeten. KKP dan Bapeten sedang melakukan inspeksi mengenai Cesium-137,” ujar Budi saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu.

Inspeksi dilakukan guna memverifikasi temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) terkait kontaminasi Cesium-137 pada udang beku produksi PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) yang diekspor ke Negeri Paman Sam.

Budi menegaskan, apabila hasil inspeksi menunjukkan tidak ada kandungan Cesium-137 dalam produk tersebut, pemerintah Indonesia akan segera melakukan komunikasi lanjutan dengan otoritas Amerika Serikat.

“Tadi pagi saya komunikasi dengan kedutaan kita di Amerika Serikat, kami akan koordinasi terus. Sementara ini, kami inspeksi betul atau tidak tuduhan dari Amerika Serikat. Kalau tidak terbukti, akan kami komunikasikan lagi,” kata dia.

Lebih lanjut, Budi menyebut kasus ini menjadi bahan evaluasi khususnya dalam hal ekspor produk pangan. Menurutnya, standar ekspor untuk pangan jauh lebih ketat dibandingkan produk lainnya.

“Standar untuk pangan biasanya sangat tinggi, jadi kita harus mempersiapkan dengan baik ke depan, sehingga tidak ada lagi masalah-masalah seperti ini,” ujarnya.

Sebelumnya, FDA mengumumkan adanya temuan Cesium-137 dalam produk udang mentah beku tertentu yang diproses PT Bahari Makmur Sejati. Produk tersebut dijual di jaringan ritel Walmart di sejumlah negara bagian, antara lain Alabama, Arkansas, Florida, Georgia, Kentucky, Louisiana, Missouri, Mississippi, Ohio, Oklahoma, Pennsylvania, Texas, dan West Virginia.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (U.S. Customs & Border Protection/CBP) melaporkan bahwa Cesium-137 terdeteksi dalam kontainer pengiriman di empat pelabuhan besar, yaitu Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

Atas temuan ini, FDA menghentikan sementara impor produk-produk PT Bahari Makmur Sejati hingga perusahaan tersebut dinyatakan mampu mengatasi dugaan kontaminasi radioaktif tersebut. (Sahil Untuk Indonesia)