الأربعاء، 03 حزيران/يونيو 2026

Diciduk Polisi!! Pemilik Nasi Padang "Babiambo " Akhirnya Minta Maaf

تقييم المستخدم: 5 / 5

تفعيل النجومتفعيل النجومتفعيل النجومتفعيل النجومتفعيل النجوم
 

Lognews201 - Akhirnya setelah sempat viral pemilik usaha nasi padang dengan bahan baku daging babi Sergio meminta maaf. 

Sergio meminta maaf kepada masyarakat saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian  dari  Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara karena telah membuat kegaduhan terkait usaha kuliner miliknya, menurutnya tidak ada sedikitpun bermaksud menyinggung, Jumat (10/6).

Diakuinya  bahwa dirinya hanya mencoba berinovasi dengan memadukan kuliner khas suku Minang dengan bahan baku daging babi dan menurutnya ini peluang untuk mengembangkan usaha "Babiambo " dan juga untuk memperluas pasar.

Sebelumnya viral berita tentang kabar tentang restoran yang menjual nasi padang non halal viral di media sosial. 

Modifikasi makanan ini dianggap bentuk penghinaan, khususnya bagi budaya masyarakat Minang. 

Akademisi dan pakar bisnis Profesor Rhenald Kasali berpendapat  sah-sah saja jika ingin memodifikasi masakan apalagi itu masakan Padang, namun untuk menghindari kontra perlu dipikirkan tentang branding yang diambil, Kalau memang jadi pro kontra, seharusnya namanya jangan jadi rendang. 

Rhenald menyarankan masing-masing pihak agar saling menjaga. Menurutnya, respons yang terjadi saat ini merupakan bentuk dari kecintaan orang Padang terhadap rendang. Namun, ia meminta masyarakat agar tidak terlalu sensitif, karena modifikasi makanan umum terjadi di dunia. Misalnya, klaim Jepang dan Korea terkait asal dari sushi. Padahal keduanya punya bahan baku yang berbeda.

Rhenald menambahkan , rendang babi bisa dikatakan menyinggung saat pembuatnya tidak terbuka kepada konsumen. Atau menargetkan konsumen muslim yang bisa berbahaya dan melanggar etika. Namun jika sudah tertera keterangan babi pada menu, harusnya itu tidak menjadi suatu masalah.

Ia berharap masyarakat bisa lebih dewasa dan jangan menjadi pihak yang memperkeruh suasana. Menurutnya keributan yang menyangkut masalah etnis adalah hal yang tidak perlu.

Sebelumnya anggota DPR RI dari dapil Sumatera Barat 2 Guspardi Gaus geram dengan pemberitaan restoran Padang yang menyediakan menu olahan babi.

Menurut Guspardi nasi khas Padang dengan berbagai menunya merupakan produk kuliner dari Minangkabau dan dipastikan makanan tersebut halal. Pemilik restoran yang membawa-bawa nasi Padang tapi bahannya justru memakai jenis yang tidak(non) halal atau seperti daging babi menurutnya tidak boleh dibenarkan. (Dunkz)