الإثنين، 18 أيار 2026

Menko PMK dan Menteri Agama tinjau langsung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Jakarta

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

Lognews201.com,  Jakarta  -  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tinjau langsung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Jakarta di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (7/10)


Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan memperbaiki fasilitas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, usai tewasnya tiga siswa karena kejatuhan tembok sekolah saat banjir.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan.


"Kita sudah minta dari Kementerian PUPR untuk datang, untuk cek langsung dan kita tata (perbaiki) lebih menyeluruh ini," kata Muhadjir

Pihaknya akan meminta tanah milik pemprov DKI Jakarta yang berada di sebelah MTsN 19 Pondok Labu agar bisa digunakan untuk perluasan sekolah.


Sementara itu, Yaqut mengaku akan memerintahkan jajarannya untuk melakukan investigasi terhadap MTSN 19 Jakarta dan sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama.

Saat ini murid-murid di MTsN itu masih belajar dari rumah (PJJ) pascatragedi pada Kamis lalu. Lebih lanjut, Yaqut mengatakan akan mengkoordinasikan tempat belajar sementara bagi siswa-siswa MTsN 19.

"Tentu dalam pengerjaan itu anak anak ini perlu tempat belajar, kita perlu koordinasikan dengan madrasah terdekat... Yang paling dekat MAN 11 ya. Kita akan coba bicara teknisnya bagaimana pengaturan dengan MAN 11," ujar Yaqut

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 14.50 WIB saat hujan deras menyebabkan air gorong-gorong meluap dan menggenangi area MTsN 19, akibat tak mampu menahan beban dari luapan air, menyebabkan tembok roboh dan menimpa siswa, Tiga orang korban meninggal dunia bernama Dika, Dendis, dan Adnan. Selain itu, ada siswa yang mengalami luka bernama Aditya Daffa Luthfi.   (Amr-untuk Indonesia)