الأربعاء، 22 نيسان/أبريل 2026

Thailand Siapkan ‘Land Bridge’ Penghubung Samudera Hindia–Pasifik, Potensi Saingi Selat Malaka

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id – Pemerintah Thailand mempercepat rencana pembangunan jalur darat atau land bridge yang menghubungkan Samudera Hindia dengan Samudera Pasifik. Proyek ini diproyeksikan menjadi alternatif strategis bagi jalur pelayaran global yang selama ini bergantung pada Selat Malaka. (21/4/26)

Rencana tersebut muncul kembali setelah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang menyoroti pentingnya diversifikasi jalur perdagangan dunia. Pemerintah Thailand menilai proyek ini dapat memperkuat posisi negara sebagai pusat logistik global sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalur laut yang padat. 

Secara konsep, land bridge bukan berupa kanal laut seperti Terusan Panama, melainkan jaringan transportasi darat yang menghubungkan dua pelabuhan di sisi barat dan timur Thailand. Barang dari kapal akan dibongkar di pelabuhan, kemudian diangkut melalui jalur kereta dan jalan tol menuju pelabuhan di sisi lainnya untuk melanjutkan perjalanan laut. 

Proyek ini diperkirakan mampu memangkas waktu pengiriman hingga beberapa hari dan menurunkan biaya logistik global. Selain itu, jalur baru tersebut berpotensi mengurangi kepadatan di Selat Malaka yang saat ini menangani sekitar 40 persen perdagangan dunia, termasuk pengiriman energi utama ke Asia Timur. 

Meski menawarkan keuntungan strategis dan ekonomi, proyek bernilai puluhan miliar dolar ini masih menghadapi tantangan, mulai dari kebutuhan investasi besar, dampak lingkungan, hingga kepastian regulasi. Jika terealisasi, land bridge Thailand berpotensi mengubah peta jalur perdagangan global dan memengaruhi peran negara-negara di sekitar Selat Malaka. (Amri-untuk Indonesia)