الأربعاء، 04 شباط/فبراير 2026

Traktor Otonom Siap Gantikan Petani, Teknologi AI Dilatih di Jerman

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Kaiserslautern – Di tengah tekanan krisis iklim terhadap sektor pertanian global, pengembangan traktor otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai diarahkan untuk sepenuhnya menggantikan peran manusia di lahan pertanian. Teknologi ini tidak hanya dirancang untuk mengolah tanah dan menabur benih secara mandiri, tetapi juga mampu mengumpulkan data kondisi tanah dan tanaman, sehingga membantu petani menentukan waktu tanam paling optimal demi meningkatkan hasil panen. (19/1/26)

Pengembangan tersebut dilakukan oleh tim ilmuwan di Universitas Teknik Kaiserslautern-Landau, Jerman. Dalam tahap awal, traktor robot yang mereka ciptakan telah berhasil diuji dalam simulasi komputer, dengan kemampuan melaju secara otomatis dari gudang menuju ladang melalui jalur yang aman.

Insinyur mekanik Eike Gassen menjelaskan, sistem traktor otonom ini merupakan hasil integrasi berbagai teknologi yang sebelumnya telah diterapkan pada kendaraan tanpa awak lain. Tantangan terbesar bukan pada penciptaan teknologi baru, melainkan pada proses menyatukan seluruh komponen agar dapat bekerja selaras dan stabil di lapangan.

“Kami tidak menciptakan semuanya dari awal. Sebagian teknologi kami adaptasi dari kendaraan lain, ada pula komponen yang kami beli. Integrasi semua sistem inilah yang menjadi tantangan utama,” ujar Gassen.

Selama beberapa bulan terakhir, tim di bawah pimpinan Profesor Karsten Berns terus menambahkan sistem AI agar traktor dapat beroperasi lebih cerdas dan aman. Ke depan, kendaraan ini ditargetkan mampu memantau kondisi panen, menabur benih, serta membajak lahan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Universitas Teknik Kaiserslautern-Landau sendiri dikenal memiliki pengalaman luas dalam pengembangan kendaraan otonom. Sebagian besar teknologi pengemudian otomatis yang digunakan pada traktor ini juga berasal dari riset mereka pada proyek bus otonom, yang berfokus pada keselamatan dan stabilitas navigasi.

Dengan perkembangan ini, traktor otonom diproyeksikan menjadi solusi masa depan untuk meningkatkan efisiensi pertanian di tengah ancaman perubahan iklim dan keterbatasan tenaga kerja manusia. (Amri-untuk Indonesia)