lognews.co.id – Di musim hujan seperti sekarang, penyakit pilek dan flu sering bermunculan. Banyak orang mengira keduanya sama, padahal pilek dan flu berbeda, baik dari penyebab maupun tingkat keparahannya.
Pilek Pilek adalah infeksi saluran pernapasan atas akibat virus, terutama rhinovirus. Gejalanya biasanya muncul 2–3 hari setelah virus masuk ke tubuh, berupa sakit tenggorokan ringan, hidung mampet atau berair, bersin-bersin, batuk berdahak, sakit kepala ringan, badan lemas, hingga demam. Pilek umumnya berlangsung 7–10 hari dan bisa sembuh dengan istirahat, banyak minum air putih, serta makanan bergizi.
Flu Berbeda dengan pilek, flu atau influenza disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, atau C, dan lebih bersifat musiman. Flu menimbulkan gejala yang lebih berat, seperti demam tinggi, batuk, sakit kepala, pegal-pegal, nafsu makan menurun, serta sakit tenggorokan. Flu juga bisa menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.
Kesimpulan Pilek biasanya lebih ringan dan cepat sembuh, sementara flu cenderung lebih berat dan berisiko menimbulkan komplikasi. Pencegahannya sama, yaitu menjaga daya tahan tubuh, rajin mencuci tangan, serta menggunakan masker agar tidak tertular atau menularkan orang lain. (Sahil Untuk Indonesia)



