lognews.co.id – Sejumlah kebiasaan harian yang dilakukan tanpa disadari dapat memberi dampak signifikan terhadap kesehatan mata. Pola aktivitas modern, terutama penggunaan gawai berjam-jam, membaca dengan posisi tidak tepat, kurang tidur, hingga minim asupan vitamin A, menjadi faktor yang paling sering melemahkan fungsi penglihatan.
Paparan layar ponsel dan komputer dalam durasi panjang membuat mata jarang berkedip sehingga cepat kering, lelah, dan berisiko menurunkan ketajaman visual bila tidak disertai jeda istirahat. Kebiasaan membaca sambil berbaring, jarak pandang terlalu dekat, atau pencahayaan yang buruk juga memaksa mata bekerja lebih keras dan dapat memicu iritasi maupun ketegangan otot mata.
Gaya hidup tidak seimbang kurang tidur, kurang olahraga, dan kurang konsumsi makanan bergizi ikut memengaruhi kesehatan mata. Kekurangan vitamin A, misalnya, berkorelasi dengan gangguan penglihatan pada malam hari. Sementara itu, paparan sinar matahari tanpa pelindung maupun debu di luar ruangan berpotensi merusak jaringan mata bila terjadi terus-menerus.
Penerapan kebiasaan sederhana seperti mengistirahatkan mata mengikuti aturan 20-20-20, menjaga jarak baca ideal, memakai kacamata saat terpapar sinar matahari, menjaga kebersihan mata, serta mengonsumsi makanan kaya vitamin A dan antioksidan. Gaya hidup sehat dinilai menjadi intervensi paling efektif untuk menjaga fungsi penglihatan tetap optimal.
(Amry-untuk Indonesia)



