Friday, 06 February 2026

Tekan Angka Kanker Serviks Tahun 2027 Anak Laki-laki Akan Terima Vaksin

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah berencana memperluas program vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada anak laki-laki usia 11 tahun mulai 2027 sebagai upaya menekan angka kanker serviks di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menkes pada peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, Rabu (4/2/26). Ia menjelaskan bahwa meskipun laki-laki tidak dapat menderita kanker serviks, mereka berpotensi menjadi pembawa virus HPV dan menularkannya kepada pasangan, sehingga vaksinasi pada laki-laki dinilai penting untuk memutus rantai penularan.

Menurut Menkes, saat ini sekitar 10 ribu puskesmas di Indonesia telah mampu melayani skrining atau deteksi dini kanker. Pemerintah menargetkan dalam lima tahun ke depan sebanyak 40 juta perempuan memperoleh layanan deteksi dini, khususnya kanker serviks dan payudara, dengan prioritas perempuan usia di atas 30 tahun.

Program nasional vaksin HPV sendiri telah berjalan sejak 2023 dengan sasaran utama anak perempuan usia 11 tahun. Setelah target kelompok usia tersebut tercapai, pemerintah juga menyiapkan perluasan untuk remaja perempuan usia 15 tahun serta opsi lanjutan usia 21 tahun yang masih dalam tahap kajian.

Kementerian Kesehatan menilai kombinasi vaksinasi dan skrining berkala menjadi strategi paling efektif dalam menurunkan beban kanker serviks nasional. Dengan perluasan imunisasi kepada anak laki-laki mulai 2027, diharapkan perlindungan populasi meningkat dan angka kejadian kanker serviks dapat ditekan secara signifikan. (Amri-untuk Indonesia)