Friday, 22 May 2026

Pola Makan Sehat Sedikit Gula Mampu Tingkatkan Daya Ingat

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Pola makan sehat dinilai mampu membantu meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif otak. Sebaliknya, konsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang disebut berpotensi memicu gangguan memori yang sulit dipulihkan secara sempurna.

Temuan tersebut terungkap dalam studi yang dilakukan peneliti dari University of Technology Sydney dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nutritional Neuroscience.

Penelitian tersebut menganalisis 27 studi praklinis untuk mengetahui pengaruh perubahan pola makan terhadap kemampuan memori dan fungsi otak setelah seseorang beralih dari pola makan tidak sehat menuju pola makan yang lebih baik.

Penulis utama penelitian, Simone Rehn, mengatakan peningkatan kualitas makanan memang memberikan dampak positif terhadap kemampuan daya ingat. Namun, pemulihan fungsi memori tidak sepenuhnya kembali seperti kondisi awal sebelum terpapar pola makan buruk.

Dalam penelitian itu, hewan pengerat yang mulai mengonsumsi makanan sehat menunjukkan performa memori lebih baik dibanding kelompok yang tetap mengonsumsi makanan tinggi lemak maupun tinggi gula.

Meski demikian, hasil pemulihan berbeda tergantung jenis pola makan sebelumnya. Peneliti menemukan perbaikan daya ingat masih terlihat pada kelompok dengan pola makan tinggi lemak. Sebaliknya, pemulihan fungsi memori tidak ditemukan pada kelompok yang sebelumnya mengonsumsi makanan tinggi gula atau kombinasi tinggi gula dan lemak.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa konsumsi gula berlebihan menjadi faktor utama yang menghambat pemulihan fungsi kognitif otak.

Menurut Simone Rehn, kemampuan memori yang diuji dalam studi tersebut berkaitan erat dengan fungsi hipokampus, yaitu bagian otak yang berperan penting dalam proses belajar, penyimpanan ingatan, dan pengaturan nafsu makan.

Penelitian juga mencatat perubahan pola makan sehat tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap kecemasan, tingkat aktivitas, maupun motivasi terhadap makanan. Hal ini menunjukkan manfaat terbesar pola makan sehat lebih dominan pada peningkatan fungsi daya ingat dan kemampuan kognitif.

Para peneliti menilai temuan tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk mulai membatasi konsumsi gula berlebih sejak dini demi menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang. (Amri-untuk Indonesia)