Tuesday, 28 April 2026

Qodari Resmi Pimpin Bakom RI, Janji Perkuat Komunikasi Pemerintah dengan Media

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta - Muhammad Qodari resmi menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin. Dalam jabatan barunya, Qodari menegaskan komitmennya memperkuat komunikasi pemerintah melalui sinergi dengan kementerian, lembaga, dan media massa. (27/4/26).

Qodari menyatakan hubungan yang baik dengan insan pers diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi pemerintah kepada masyarakat secara lebih efektif.

Menurut dia, tugas sebagai Kepala Bakom merupakan amanah besar karena banyak program pemerintahan Presiden Prabowo yang perlu dijelaskan kepada publik, termasuk latar belakang, tujuan, dan manfaat kebijakan yang dijalankan.

Ia menilai komunikasi publik membutuhkan kolaborasi luas dengan seluruh kementerian, lembaga, serta para pemangku kepentingan, terutama media massa yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyebaran informasi.

Qodari juga menyoroti perubahan lanskap komunikasi dalam satu hingga dua dekade terakhir. Selain media konvensional, media sosial kini memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik.

Karena itu, ia mengaku akan mempelajari strategi komunikasi yang telah berjalan sebelumnya sebelum menyusun langkah lanjutan agar komunikasi pemerintah lebih optimal.

Qodari mengatakan dirinya akan banyak belajar dari sejumlah pihak yang sebelumnya terlibat dalam komunikasi pemerintahan, termasuk Hasan Nasbi, Angga Raka Prabowo, dan Meutya Hafid.

Sebelum menjabat Kepala Bakom RI, Qodari diketahui menempati posisi Kepala Staf Kepresidenan. Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan di hadapan para pejabat negara.

Dengan penunjukan ini, pemerintah diharapkan mampu memperkuat pola komunikasi publik di tengah dinamika informasi yang semakin cepat, termasuk tantangan dari perkembangan media digital dan media sosial. (Amri-untuk Indonesia)