lognews.co.id, Jakarta — Badan Pengaturan BUMN mempercepat konsolidasi besar dengan menggabungkan 15 BUMN sektor logistik menjadi satu perusahaan nasional terpadu, dengan PT Pos Indonesia ditetapkan sebagai perusahaan jangkar, dan proses ini ditargetkan tuntas dalam satu bulan. (9/4/26)
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyebut integrasi telah berjalan sebagai bagian dari restrukturisasi BUMN 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
PT Pos Indonesia akan memimpin penggabungan ekosistem logistik nasional, termasuk KAI Logistik, Semen Indonesia Logistik, dan Pupuk Indonesia Logistik, guna membentuk perusahaan besar dengan proses bisnis terintegrasi.
Tujuan utama konsolidasi adalah meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta daya saing rantai pasok Indonesia di tingkat global melalui pengelolaan satu pintu.
Dony menegaskan langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo yang meminta rasionalisasi BUMN dan penerapan standar manajemen kelas dunia seperti yang dijalankan Danantara.
Presiden menilai model konsolidasi mampu memperkuat return on asset, meningkatkan daya saing, dan memposisikan sektor logistik nasional menuju standar global. (Amri-untuk Indonesia)



