Wednesday, 01 April 2026

Kalah Tipis dari Bulgaria, Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Timnas Indonesia harus merelakan gelar juara FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria pada final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). Satu-satunya gol tercipta melalui penalti Marin Petkov menit ke-38 setelah wasit Malaysia, Muhammad Nazmi bin Nasaruddin, mengubah keputusannya melalui VAR yang menilai Kevin Diks melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov. Dominasi Indonesia yang sempat mencapai 65 persen penguasaan bola tidak mampu berbuah gol meski sejumlah peluang emas tercipta, termasuk dua sepakan yang membentur mistar gawang dari Ole Romeny dan Rizky Ridho. (31/3/26)

Pertandingan dibuka dengan intensitas tinggi ketika pasukan John Herdman menerapkan konstruksi tiga bek Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner untuk mengawal Emil Audero. Serangan cepat diperagakan melalui kombinasi Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, dan Ole Romeny yang beberapa kali memaksa lini belakang Bulgaria menjaga kedalaman lebih rapat. Bulgaria merespons dengan blok pertahanan disiplin yang mengarahkan permainan Indonesia menjauh dari kotak penalti, membuat efektivitas serangan Garuda tidak seimbang dengan volume penguasaan bola.

Petaka bagi Indonesia bermula ketika pressing tinggi berubah menjadi celah di sisi kanan pertahanan. Setelah insiden pelanggaran yang awalnya tak digubris, tinjauan VAR memastikan penalti yang dieksekusi Petkov menuju sisi kiri gawang tanpa dapat dijangkau Audero. Kebobolan tersebut mengubah ritme permainan, membuat Indonesia lebih agresif membangun progresi bola dan memaksa Bulgaria kehilangan momentum serangan baliknya. Namun, upaya penyamaan skor hingga turun minum tidak menemukan jalannya.

Memasuki babak kedua, Herdman memperkenalkan skema baru dengan memasukkan Ivar Jenner untuk memperkuat distribusi di lini tengah, diikuti kehadiran Elkan Baggott dan Eliano Reijnders yang membuat struktur serangan lebih hidup. Peluang terbaik tercipta melalui aksi lob Romeny yang hanya mengenai mistar gawang, disusul sontekan Ridho pada situasi kemelut yang kembali membentur mistar. Bulgaria bertahan dengan blok rendah sambil memanfaatkan kecepatan Vladimir Nikolov dalam transisi, tetapi Audero tampil cemerlang menutup dua ancaman yang berpotensi menjadi gol kedua bagi lawan.

Di menit-menit akhir, Indonesia terus mengalirkan bola ke area final third, namun detail eksekusi di depan gawang gagal menyelesaikan momentum. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan dan memastikan Bulgaria membawa pulang trofi FIFA Series 2026. Meskipun kalah, performa dominan Indonesia, terutama dalam hal intensitas pressing dan kualitas progresi bola, menunjukkan kedalaman skuad yang semakin kompetitif menjelang agenda internasional berikutnya.

(Amri-untuk Indonesia)