lognews.co.id, Jakarta — Korlantas Polri menyiapkan opsi perpanjangan rekayasa lalu lintas one way yang saat ini masih diberlakukan dari Km 263 hingga Km 70 Tol Trans Jawa. Langkah ini disiapkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik gelombang kedua, Minggu (28/3/26).
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa one way tahap pertama dan kedua belum dicabut. Kebijakan itu diperpanjang untuk mengantisipasi bangkitan arus dari wilayah Jawa Tengah pada dini hari hingga pagi hari.
Menurutnya, perkembangan kondisi lalu lintas akan menentukan titik perpanjangan skema tersebut. Jika kepadatan meningkat, one way dapat diperluas mulai dari Km 275 Batang atau Km 390 Kendal, bahkan hingga Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.
Irjen Agus menjelaskan puncak arus balik gelombang dua belum terlihat. Lalu lintas masih cenderung landai pasca puncak gelombang pertama pada 24 Maret. Fokus petugas malam ini diarahkan pada penertiban kendaraan logistik sumbu tiga sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB), sejalan dengan instruksi Kapolri agar kendaraan logistik tertentu menunda operasional sementara.
Korlantas akan memantau real-time traffic counting untuk memutuskan titik optimal penerapan one way tahap tiga. Penyesuaian dapat dilakukan di Batang, Kendal, maupun Kalikangkung, bergantung perkembangan arus masuk menuju Jabodetabek.
Kebijakan rekayasa lalu lintas ini diambil untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran serta memastikan distribusi kendaraan tetap terkendali, aman, dan efisien pada periode puncak mobilitas masyarakat.
(Amri-untuk Indonesia)



