Saturday, 21 March 2026

Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari Kerja, Respons Lonjakan Harga Minyak Global

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta, 19 Maret 2026 — Pemerintah menyiapkan skema kerja fleksibel berupa work from home (WFH) sebagai langkah meredam dampak kenaikan harga minyak global terhadap ekonomi domestik.

Kebijakan ini tengah disusun dan direncanakan mulai diterapkan setelah Lebaran 2026, dengan skema satu hari WFH dalam lima hari kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi aparatur sipil negara, tetapi juga akan mencakup sektor swasta serta pemerintah daerah.

Langkah tersebut difokuskan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) melalui pengurangan mobilitas harian masyarakat.

“Dengan tingginya harga minyak, diperlukan efisiensi, salah satunya melalui fleksibilitas kerja,” ujarnya usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan.

Pemerintah memperkirakan kebijakan ini berpotensi menekan konsumsi BBM hingga sekitar 20 persen dari penggunaan normal, seiring berkurangnya aktivitas perjalanan kerja.

Meski demikian, implementasi WFH masih menunggu finalisasi teknis, termasuk waktu pelaksanaan dan durasi kebijakan yang akan disesuaikan dengan perkembangan harga minyak serta dinamika global.

Presiden disebut memberikan respons positif terhadap skema tersebut, terutama karena dinilai mampu mendorong efisiensi energi di tengah ketidakpastian global.

(Amri-untuk Indonesia)