Saturday, 07 March 2026

Unik! TNI AL Siapkan Kapal Perang untuk Mudik Gratis

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Inisiatif tidak biasa dilakukan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Tahun ini, TNI AL menyiapkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengangkut masyarakat yang ingin pulang kampung secara gratis.

Program mudik menggunakan kapal perang tersebut ditargetkan mampu mengangkut hingga 1.000 pemudik, terutama pengguna kendaraan roda dua yang biasanya mendominasi arus mudik darat setiap musim Lebaran.

Keberangkatan direncanakan dari Dermaga Kolinlamil di Jakarta, dengan rute pelayaran menuju Semarang dan berakhir di Surabaya.

Kapal Perang Beralih Fungsi Jadi Kapal Mudik

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Yayan Sofiyan menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk pengabdian TNI AL kepada masyarakat dalam membantu kelancaran arus mudik nasional.

“Kami menyiapkan KRI dengan kapasitas sekitar 1.000 penumpang untuk melayani rute Jakarta menuju Semarang dan Surabaya,” ujar Yayan.

Untuk memastikan pelayaran berjalan aman dan tertib, sekitar 150 anak buah kapal (ABK) akan bertugas selama perjalanan berlangsung.

Program ini dijadwalkan mulai memberangkatkan pemudik pada 16 Maret 2026, bertepatan dengan awal cuti bersama Lebaran.

Alternatif Mudik Aman dan Bebas Macet

Penggunaan kapal perang sebagai sarana mudik dinilai menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan lalu lintas di jalur darat.

Setiap tahun, jutaan pemudik menggunakan sepeda motor untuk pulang kampung, yang sering kali berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas.

Melalui program ini, pemudik dapat melakukan perjalanan laut yang lebih aman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.

Kapal Perang untuk Pengabdian Masyarakat

Kebijakan pengerahan KRI dalam program mudik ini juga merupakan bagian dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali agar armada laut tidak hanya difungsikan untuk pertahanan negara, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan kapasitas besar dan fasilitas yang memadai, kapal perang dinilai mampu menjadi sarana transportasi alternatif bagi masyarakat dalam momentum mudik Lebaran.

Inisiatif ini sekaligus menunjukkan peran TNI AL dalam mendukung mobilitas masyarakat secara aman dan tertib, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah kebutuhan publik saat musim mudik.

(Amri-untuk Indonesia)