Tuesday, 19 May 2026

Respon Cepat Presiden, Langsung Bawakan Mobil Listrik Ke SMKN 2 Palembang

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Palembang - SMK Negeri 2 Palembang mendapatkan kado mobil listrik langsung diserah terimakan oleh Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan pada Kamis (26/10/2023).

Kepala SMK Negeri 2, Suparman menceritakan saat PresAden mengadakan peninjauan di sekolahnya dengan jurusan teknik kendaraan ringan, Suparman lantas memberitahukan kondisi pembelajaran yang kekurangan media praktek berupa mobil hybrid.

Mendengar hal tersebut, Presiden Jokowi justru menawarkan alternatif lain, yaitu mobil listrik, agar dapat menyesuaikan dengan masa depan dunia yang beralih kepada kendaraan listrik ketimbang mobil yang bersumber dari kendaraan berbahan bakar fosil.

“Kenapa tidak listrik murni saja? Kan kalau hybrid masih menggunakan bahan bakar,” ujar Suparman mengutip Presiden Jokowi.

“Alhamdulillah saya ngomong minta bantu mobil listrik, kemudian dia (Presiden Jokowi) bilang ‘Oke siang ini kami antar. Mau mobil yang mana?’ Kalau saya mana saja yang penting mobil listrik. Tapi kalau misalkan dia masih pakai bahan bakar, di sini sudah cukup. Dan dia berikan mobil listrik,” tutur Suparman.

Setelah kunjungan Presiden Jokowi pada pagi hari, mobil listrik yang dijanjikan tersebut pun datang ke SMK Negeri 2 Palembang pada siang harinya. Mobil tersebut kemudian diserahterimakan dari pihak Sekretariat Presiden yang mewakili Presiden Jokowi ke pihak SMK Negeri 2 Palembang.

Suparman mengapresiasi respon presiden, karena teknologi di bidang otomotif juga terus berkembang sehingga kehadiran mobil listrik tersebut akan menunjang proses pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih, semoga bantuan mobil listriknya bisa kami manfaatkan untuk pembelajaran siswa dan juga kalau bisa semua jurusan dapat bantuan karena teknologi selalu berkembang, sedangkan kita teknologinya tetap yang seperti ini ya nanti ketinggalan dengan dunia industri,” tandasnya.  (Amr-untuk Indonesia)