Monday, 18 May 2026

Sikapi Dengan Kehati hatian, Kemenag Melakukan Asesmen di Al Zaytun

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

 

lognews.co.id, Jakarta - Pendidikan Pondok Pesantren Al Zaytun, terus melakukan tugasnya sebagai pusat pendidikan yang menerapkan spirit pesantren “but” modern system dengan jumlah siswa dan civitas penghuni kompek Al Zaytun mencapai kurang lebih 6.000 orang. 

 

Saat ini pihak Kementerian Agama (Kemenag) melakukan asesmen terhitung ke tiga kalinya. 

 

Kunjungan Kemenag, teranyar saat mengadakan kegiatan yang mengusung tema Penguatan Implementasi Kurikulum “Merdeka Belajar” daiam Pendidikan profesi diadakan gleh Kemenag menggandeng Densus 88, di Mini Zeteso Gedung Ali, Al-Zaytun, Selasa (3/10/2023) lalu. 

 

Selaras dengan motto Al Zaytun sebagai pusat pendidikan, pengembangai b daya toleransi dan perdamaian, menuju masyarakat yang sehat, cerdas dan manusiawi, kegiatan tersebut menjadi cerminan siswa siswi dan civitas Al Zaytun yang nasionalis menjunjung NKRI harga mati. 

 

Dikutip dari detik.com, Menteri Agama Yagut Cholil Goumas didepan awak media menyatakan akan hati hati dalam memberikan penilaian dan keputusan terhadap pengajaran maupun kurikulum di AL Zaytun mengingat banyaknya penghuni komplek pendidikan terbesar se-Asia Tenggara yang menjalankan rutinitas demi mendukung jalannya pendidikan dan pengelolaan Pesantren AlZaytun. 

 

“kita sudah melakukan asesmen, asesmen ketiga. Jadi kita lakukan bertahap kita sudah lakukan asesmen ketiga, atau empat hari yang lalu," kata Yagut kepada wartawan di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, fumat (6/10/2023).

Yaqut mengatakan asesmen akan terus dilakukan secara bertahap hingga menemukan titik penyelesaian. Dia menuturkan asesmen harus dilakukan dengan hati-hati lantaran jumlah santri di Ponpes Al-Zaytun juga tak sedikit. 

Diketahui masa perpanjangan penahanan terhadap “Syaykh” Mahad Al Zaytun, Panji Gumilang telah berakhir pada 30 September 2023, hingga berita ini diturunkan,pihak Bareskrim belum memberikan Informasi mengenai hal tersebut. (Amr-untuk Indonesia)