lognews.co.id, Jakarta - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengundurkan diri dari kabinet Indonesia maju dan menyerahkan kembali jabatan menteri pertanian kepada Presiden Joko Widodo.
SYL mengadakan pertemuan terakhir dengan para staf Kementerian Pertanian pagi ini pada pukul 09.00 WIB. di kantor Kementerian Pertanian di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kamis (5/10/2023)
Di Gedung A, tempat SYL berkantor, tidak terlihat kehadiran pegawai yang biasanya sibuk. Area parkir yang biasa digunakan oleh SYL dan Wakil Menteri Pertanian juga masih sepi. Beberapa satpam berjaga-jaga mengawasi sejumlah wartawan yang sudah berkumpul di dekat gedung.
Selain rencana pertemuan dengan staf, SYL juga dijadwalkan untuk mengunjungi Polda Metro Jaya pada pukul 11.00. Kemudian, pada pukul 13.00, dia akan pergi ke Istana Kepresidenan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada pukul 14.00. Pertemuan ini diduga berkaitan dengan niat SYL untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di kediaman dinas SYL dan rumah pribadinya di Makassar. Waktu penggeledahan tersebut, SYL tengah melakukan kunjungan kerja di Spanyol bersama dengan pejabat tinggi Kementerian Pertanian.
Partai NasDem saat ini telah menyerahkan keputusan mengenai masa depan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kabinet kepada Presiden Jokowi. Hal ini terjadi setelah SYL terseret dalam dugaan kasus korupsi yang melibatkan Kementerian Pertanian.
Ketua DPP Partai NasDem, Teuku Taufiqulhadi, menjelaskan bahwa persoalan anggota kabinet adalah hak prerogatif Presiden. Dia menyatakan,
"Tentang anggota kabinet, itu adalah hak prerogatif Pak Presiden," kata Taufiq.
Munculnya isu tentang kemungkinan reshuffle kabinet ini terjadi setelah Menteri Pertanian dari NasDem, Syahrul Yasin Limpo, dianggap sebagai tersangka dalam kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Pertanian.
Rencananya, SYL akan menghadap Presiden di Istana untuk mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Menteri Pertanian pada siang hari ini. Namun, belum ada informasi apakah Presiden akan mencari pengganti atau meminta NasDem untuk menunjuk seseorang lain untuk mengisi posisi tersebut.
Namun Taufiqulhadi menyatakan bahwa dia tidak mengetahui tentang rencana pertemuan antara SYL dan Presiden Jokowi pada siang hari ini. Dia juga menegaskan bahwa semua pengurus NasDem sedang fokus untuk memenangkan Pemilu 2024. (Amr-untuk Indonesia)



