lognews.co.id, Incheon – Tim sepak bola wanita Korea Utara, Naegohyang Women’s FC, tiba di Korea Selatan untuk menjalani semifinal Liga Champions Wanita Asia. Kedatangan ini menjadi kunjungan pertama tim olahraga Korea Utara ke Korea Selatan dalam delapan tahun terakhir. (19/5/26)
Rombongan yang terdiri dari 39 pemain dan staf mendarat di Bandara Internasional Incheon, dekat Seoul, Minggu (17/5). Mereka tiba menggunakan penerbangan komersial melalui Beijing, China.
Kedatangan tim asal Pyongyang tersebut mendapat perhatian besar dari media dan masyarakat Korea Selatan. Puluhan anggota kelompok sipil menyambut para pemain dengan papan bertuliskan ucapan selamat datang.
Para pemain terlihat mengenakan pakaian seragam berwarna gelap dan membawa koper merah muda saat keluar dari area kedatangan bandara dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
“Saya datang ke sini hari ini untuk menyambut para pemain tim Naegohyang, yang mengunjungi Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam delapan tahun,” kata anggota kelompok sipil Korea Selatan, Choi Young-ok.
Meski demikian, Choi menilai pertandingan olahraga belum tentu mampu memperbaiki hubungan politik kedua negara.
“Pertandingan olahraga hanyalah pertandingan olahraga,” ujarnya.
Hadapi Suwon FC Women di Semifinal
Naegohyang Women’s FC dijadwalkan menghadapi Suwon FC Women pada semifinal Liga Champions Wanita Asia, Rabu mendatang.
Klub yang didirikan pada 2012 tersebut merupakan salah satu tim terkuat di Korea Utara dan pernah menjuarai liga domestik musim 2021-2022. Pada fase grup turnamen tahun lalu, Naegohyang juga berhasil mengalahkan Suwon FC Women dengan skor telak 3-0.
Laporan media lokal menyebutkan tim Korea Utara akan menginap di hotel yang sama dengan tim Korea Selatan di kawasan Suwon. Namun, kedua tim menggunakan area makan dan jalur perjalanan berbeda guna membatasi interaksi langsung.
Antusiasme publik terhadap laga ini sangat tinggi. Lebih dari 7.000 tiket pertandingan dilaporkan habis terjual hanya dalam beberapa jam. Pertandingan akan digelar di Kompleks Olahraga Suwon yang memiliki kapasitas hampir 12 ribu penonton.
Pemerintah Korsel Dukung Atmosfer Damai
Kementerian Unifikasi Korea Selatan turut mendukung penyelenggaraan pertandingan tersebut. Pemerintah bahkan memberikan bantuan dana kepada kelompok sipil yang ingin mendukung kedua tim.
Pemerintah Korea Selatan menilai laga ini dapat menjadi momentum memperkuat pemahaman bersama antara kedua Korea di tengah hubungan politik yang masih sensitif.
Namun, berdasarkan undang-undang keamanan nasional Korea Selatan, pengibaran bendera nasional Korea Utara di ruang publik tetap dilarang.
Sebagai gantinya, kelompok sipil Korea Selatan dikabarkan akan menggunakan bendera bergambar Semenanjung Korea sebagai simbol persatuan.
Korea Utara Kuat di Sepak Bola Wanita
Sepak bola wanita menjadi salah satu cabang olahraga paling sukses bagi Korea Utara di tingkat internasional.
Tim nasional wanita Korea Utara saat ini menempati peringkat ke-11 dunia versi FIFA, jauh lebih tinggi dibanding tim nasional pria mereka yang berada di posisi ke-118.
Keberhasilan tersebut menjadikan sepak bola wanita Korea Utara sebagai kekuatan utama di kawasan Asia dan dunia. (Amri-untuk Indonesia)



