lognews.co.id, Cirebon – Pusat Pendidikan berdormitori Ma’had Al-Zaytun sebagai Lembaga Pendidikan swasta yang mandiri kembali menjalankan rutinitas tahunan dengan membagikan paket Bakti Udiyah dari Syaykh Al-Zaytun dan keluarga.
Dilaksanakan pada hari kedua Hari Raya Idul Adha, Kamis 28 Mei 2026 atau 11 Dzulhijah 1447 Hijriah. Kehadiran program ini disambut dengan penuh bahagia oleh para anggota Jemaah Kakbatullah Indonesia (JKI) di Desa Kertasari, Kecamatan Weru, serta warga di Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber yang menjadi penerima manfaat. Sebagian besar anggota JKI yang menerima bantuan ini merupakan warga yang sudah berusia senior.

Sejak waktu dzuhur, nampak anggota JKI sudah berkumpul dan menunggu proses pembagian dengan sabar tanpa mengeluh. Mereka kemudian menyambut hangat kedatangan para utusan resmi dari Ma’had Al-Zaytun yang bertugas mendistribusikan bantuan tersebut.
Dalam kesempatan kali ini, utusan Ma'had Al-Zaytun membawa dan membagikan sebanyak 64 paket Bakti Udiyah kepada para anggota JKI. Paket Bakti Udiyah ini merupakan amanat langsung dari Syaykh Al-Zaytun dan keluarga untuk diberikan kepada yang berhak. Setiap paket yang dibagikan terdiri dari beras seberat 5 kilogram dan daging seberat 2 kilogram.
Bahan-bahan yang ada di dalam paket tersebut seluruhnya berasal dari lingkungan Ma'had Al-Zaytun sendiri. Beras yang dibagikan dihasilkan dari tanah pertanian Al-Zaytun, sedangkan dagingnya berasal dari sapi yang dirawat langsung di sana. Seluruh proses penyembelihan hingga pembungkusan daging menggunakan daun jati dikerjakan oleh para pelajar bersama Civitas Al-Zaytun.
Paket-paket tersebut kemudian disalurkan kepada para mustahik melalui kerja sama antara relawan Al-Zaytun dan pengurus JKI. Sejak pagi hari, para petugas telah bergerak mendatangi rumah-rumah Jemaah Kakbatullah yang tersebar di berbagai wilayah. Wilayah pendistribusian ini mencakup daerah Indramayu, Banten, Gresik, Jakarta, termasuk para jemaah yang berada di Cirebon.
Acara penyerahan bantuan di Cirebon dibuka oleh perwakilan dari pihak Ma’had Al-Zaytun, yaitu Enoh Sopiandi, S.I.Kom. Ia mengawali pertemuan dengan menyampaikan salam dari Syaykh Al-Zaytun yang kemudian dijawab dengan ucapan waalaikum salam warahmatullahi wabarokatu oleh seluruh anggota JKI yang hadir. Enoh Sopiandi juga menyampaikan pesan bahwa Syaykh Al-Zaytun sangat mencintai seluruh jemaah atau anggota JKI, di mana program Bakti Udiyah ini menjadi salah satu perwujudan nyata dari tali kasih tersebut.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mendengarkan sambutan dari Ustaz Yusuf selaku koordinator Jemaah Kakbatullah untuk wilayah Cirebon. Ia mengoordinasi jemaah di Kecamatan Weru dan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Di dalam sambutannya, Ustaz Yusuf menjelaskan mengenai pemaknaan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Ia mengaitkan hal tersebut dengan isi yang terkandung di dalam Al-Qur'an Surat Shad Ayat 72:
فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَٰجِدِينَ
Fa iżā sawwaituhụ wa nafakhtu fīhi mir rụḥī faqa'ụ lahụ sājidīn
(Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepada-Nya)
Bentuk rasa syukur yang dimaksudkan oleh Ustaz Yusuf adalah dengan selalu menghargai setiap embusan nafas serta umur panjang yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Melalui pemaknaan tersebut, Ustaz Yusuf memberikan semangat kepada anggota JKI agar bisa lebih aktif dalam mengikuti setiap program kegiatan JKI. Ia juga mengajak para jemaah untuk terus menjaga silaturahim dengan menghadiri acara kliwonan yang rutin diadakan di Masjid Rahmatan lil Alamin Ma'had Al-Zaytun.
Sebagai penutup rangkaian acara, Ustaz Yusuf mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk bersama-sama melafazkan Surat Al-Fatihah dan memanjatkan doa bersama. Doa tersebut ditujukan khusus untuk Syaykh Al-Zaytun beserta keluarga, para pengurus JKI, seluruh Civitas Ma’had Al-Zaytun, serta semua anggota JKI. Mereka memohon agar selalu diberikan kesehatan, baik kesehatan yang bersifat dzohir berupa fisik maupun kesehatan ruhiyah atau batin, serta agar selalu dilimpahkan rezeki dan keberkahan dalam kehidupan.

Salah satu angota JKI ibu Dati usia 71 Tahun warga Pasalakan mengatakan berterimakasih kepada Syaykh Al-Zaytun atas paket yang Ia terima, Ia juga mengatakan bahwa bila ke Al-Zaytun bersama rombongan sudah Ia lakukan sejak tahun 2019 dan kangen berkunjung Kembali.
Paket daging dan beras yang dibagikan merupakan hasil kemandirian yang diolah langsung oleh Civitas Ma'had Al-Zaytun untuk anggota JKI, Momentum ini menjadi sarana bagi jemaah untuk memperkuat rasa syukur atas umur panjang sekaligus mempererat silaturahim. (Amri-untuk Indonesia)



