Thursday, 14 May 2026

Apa Itu Gaslighting? Istilah yang Viral Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id – Istilah gaslighting menjadi perbincangan luas di media sosial setelah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat viral. Warganet menilai pernyataan pembawa acara atau MC kepada peserta dari SMAN 1 Pontianak mengandung unsur manipulasi emosional. (13/5/26)

Polemik tersebut ramai dibahas usai video perdebatan antara peserta dan pihak penyelenggara tersebar di media sosial. Dalam unggahan netizen, MC lomba disebut melakukan gaslighting terhadap peserta yang memprotes keputusan dewan juri.

Istilah gaslighting sendiri merupakan bentuk manipulasi psikologis yang membuat seseorang meragukan pikiran, ingatan, perasaan, hingga penilaian dirinya sendiri.

Dalam dunia psikologi, gaslighting kerap dilakukan secara halus melalui penyangkalan, menyalahkan korban, memutarbalikkan fakta, hingga membuat seseorang merasa berlebihan terhadap situasi yang sebenarnya valid.

Fenomena ini belakangan semakin populer di media sosial dan sering digunakan untuk menggambarkan perilaku manipulatif dalam hubungan personal, lingkungan kerja, hingga ruang publik.

Kasus LCC MPR RI menjadi sorotan setelah sejumlah netizen menilai ucapan MC kepada peserta justru membuat peserta merasa kesalahannya berasal dari diri sendiri, padahal sedang menyampaikan keberatan atas penilaian lomba.

Salah satu komentar warganet di media sosial X bahkan menyebut MC tersebut sebagai “Duta Artikulasi dan Gaslighting”.

Komentar lain menilai peserta SMAN 1 Pontianak justru menunjukkan keberanian karena berani menyampaikan kritik secara terbuka di hadapan dewan juri dan penonton.

Secara umum, gaslighting memiliki sejumlah ciri, seperti menyangkal fakta yang jelas, meremehkan perasaan korban, memutarbalikkan kejadian, hingga membuat korban merasa terlalu sensitif atau tidak rasional.

Dampak dari perilaku ini dapat memengaruhi kondisi mental korban, mulai dari menurunnya rasa percaya diri, muncul kecemasan, stres emosional, hingga kesulitan mempercayai penilaian diri sendiri.

Psikolog mengingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda gaslighting sejak dini agar seseorang tidak terjebak dalam relasi atau situasi yang manipulatif secara emosional.

Sementara itu, pihak MPR RI sebelumnya telah meminta maaf atas polemik LCC tersebut dan menonaktifkan sementara juri serta MC yang terlibat untuk keperluan evaluasi.

Kasus ini juga memicu diskusi luas mengenai pentingnya etika komunikasi dalam kegiatan pendidikan dan ruang publik, terutama terhadap peserta didik.

(Amri-untuk Indonesia)