الأحد، 10 أيار 2026

Harga Kebutuhan Pokok Indramayu, Bawang Merah Tembus Rp44 Ribu per Kilogram

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Indramayu – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Terisi, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, masih terpantau relatif stabil meski beberapa komoditas mulai menunjukkan tren kenaikan. Kondisi tersebut terutama terjadi pada komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih. (9/5/26)

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional tersebut, harga beras saat ini berada di kisaran Rp13.000 per kilogram. Sementara minyak goreng dijual Rp17.000 per kilogram dan gula pasir juga berada pada angka Rp17.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan protein hewani, harga telur ayam tercatat Rp30.000 per kilogram, daging ayam Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi masih bertahan di harga Rp130.000 per kilogram.

Di sisi lain, komoditas bumbu dapur mengalami harga yang relatif lebih tinggi. Bawang merah kini dijual Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp40.000 per kilogram. Adapun harga jagung berada di angka Rp10.000 per kilogram dan kacang kedelai Rp19.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Terisi, Nurhayati (46), mengatakan kondisi harga bahan pokok sejauh ini masih cukup terkendali meskipun ada beberapa komoditas yang mulai mengalami kenaikan secara bertahap.

“Untuk sekarang harga masih aman dan pembeli juga masih cukup ramai. Tapi biasanya yang sering berubah itu bawang sama cabai. Kadang naiknya cepat kalau stok dari luar berkurang,” ujarnya, Sabtu.

Menurutnya, harga bawang merah menjadi salah satu komoditas yang paling sensitif terhadap perubahan pasokan dari daerah penghasil. Meski harga saat ini cukup tinggi, permintaan masyarakat disebut masih tetap stabil.

“Kalau bawang merah memang lagi tinggi, tapi tetap dicari pembeli. Mau tidak mau kan kebutuhan masak sehari-hari,” katanya.

Nurhayati menambahkan, daya beli masyarakat masih cukup baik, namun sebagian warga mulai mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga.

“Biasanya beli dua kilo sekarang jadi satu kilo dulu. Pembeli lebih hemat karena kebutuhan lainnya juga banyak,” tambahnya.

Sementara itu, warga Karangasem, Waryono (52), berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil agar tidak membebani masyarakat kecil, terutama buruh harian dan petani.

“Kami berharap harga jangan sampai naik terus. Kalau beras sama minyak goreng naik, pasti terasa sekali buat kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Menurut Waryono, stabilitas harga pangan sangat penting karena sebagian besar kebutuhan rumah tangga masyarakat bergantung pada kondisi pasar tradisional.

Aktivitas perdagangan di Pasar Terisi hingga kini masih berjalan normal. Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati sejumlah kios untuk membeli kebutuhan harian.

Para pedagang berharap distribusi bahan pokok tetap lancar agar harga di pasaran tetap terkendali. Faktor cuaca, distribusi barang, dan hasil panen disebut menjadi faktor utama yang memengaruhi stabilitas harga di pasar tradisional.

Berikut daftar harga kebutuhan pokok di Pasar Terisi, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu:

  • Beras: Rp13.000/kg
  • Minyak goreng: Rp17.000/kg
  • Telur ayam: Rp30.000/kg
  • Jagung: Rp10.000/kg
  • Gula pasir: Rp17.000/kg
  • Kacang kedelai: Rp19.000/kg
  • Bawang merah: Rp44.000/kg
  • Bawang putih: Rp40.000/kg
  • Daging ayam: Rp38.000/kg
  • Daging sapi: Rp130.000/kg

Masyarakat berharap pemerintah terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional agar stabilitas harga tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif. (Amri-untuk Indonesia)