الإثنين، 20 نيسان/أبريل 2026

Ikan Sapu-Sapu Di Jakarta Belum Bisa Dimanfaatkan, Residu Logam Berat Tinggi

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menyatakan ikan sapu-sapu hasil penangkapan massal belum dapat dimanfaatkan karena mengandung residu logam berat di atas ambang batas aman.(18/4/26)

Kepala KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok menjelaskan hingga kini belum ada kajian resmi yang memastikan ikan tersebut aman untuk dikonsumsi manusia maupun dijadikan pakan ternak.

Ia menegaskan tingginya kandungan logam berat menjadi faktor utama yang membuat pemanfaatan ikan sapu-sapu berisiko bagi kesehatan sehingga belum direkomendasikan untuk digunakan.

Sebagai langkah penanganan, seluruh ikan hasil tangkapan dimusnahkan dengan cara dimatikan dan dikubur guna mencegah potensi penyalahgunaan di masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, total 68.880 ekor ikan sapu-sapu dengan berat sekitar 6,98 ton berhasil ditangkap dalam operasi serentak di lima wilayah DKI Jakarta.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi lokasi dengan tangkapan terbesar mencapai 63.600 ekor atau sekitar 5,3 ton, disusul Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat dengan jumlah lebih kecil di berbagai titik saluran air.

Kebijakan ini menegaskan fokus pemerintah pada aspek keamanan pangan dan kesehatan publik, sekaligus menunjukkan perlunya kajian ilmiah lanjutan sebelum potensi pemanfaatan ikan invasif tersebut dapat dipertimbangkan berdasarkan kompilasi berbagai sumber terpercaya. (Amri-untuk Indonesia)