السبت، 21 آذار/مارس 2026

One Way Nasional Bersifat Dinamis, Bisa Dihentikan Sewaktu-waktu

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta — Rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional di Tol Trans Jawa diberlakukan secara situasional dan dapat dihentikan kapan saja, bergantung pada kondisi arus kendaraan selama mudik Lebaran 2026. (19/3/26)

Kebijakan ini diterapkan menyusul lonjakan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Tengah yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa penerapan one way tidak bersifat permanen, melainkan mengikuti dinamika di lapangan. Jika arus lalu lintas kembali normal, sistem dua arah akan segera diberlakukan kembali.

Penentuan kebijakan ini didasarkan pada parameter teknis V/C ratio atau rasio antara volume kendaraan dan kapasitas jalan tol. Saat volume kendaraan mencapai batas tertentu, rekayasa lalu lintas menjadi langkah yang harus diambil untuk mencegah kemacetan parah.

Saat ini, volume kendaraan tercatat telah mencapai sekitar 8.000 unit pada titik tertentu, sehingga diperlukan pengaturan arus satu arah untuk menjaga kelancaran perjalanan.

Rekayasa one way nasional diberlakukan mulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, sebagai jalur utama arus mudik dari barat ke timur.

Seiring berjalannya waktu, evaluasi terus dilakukan secara berkala. Jika rasio volume kendaraan menurun, maka sistem one way akan dikurangi secara bertahap hingga dihentikan sepenuhnya.

Selain itu, pemudik dari arah timur menuju barat diimbau untuk memanfaatkan jalur arteri yang telah disiapkan guna menghindari kepadatan di ruas tol utama.

Kebijakan ini menunjukkan pendekatan adaptif pemerintah dalam mengelola arus mudik nasional, dengan mengutamakan kelancaran lalu lintas sekaligus keselamatan pengguna jalan.

Dalam konteks mudik Lebaran 2026, fleksibilitas rekayasa lalu lintas menjadi kunci untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang bersifat dinamis dan tidak merata di setiap waktu.

(Amri-untuk Indonesia)