الأحد، 08 شباط/فبراير 2026

Delapan Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Dievakuasi ke RS Bhayangkara

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id - Sebanyak delapan korban insiden jatuhnya helikopter di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Kalsel.

"Diperkirakan korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara melalui jalur darat dari Kabupaten Tanah Bumbu," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, di Banjarmasin, Kamis (4/9).

Ia menegaskan, total korban dalam peristiwa nahas tersebut berjumlah delapan orang.
"Ia benar dari informasi semua korban dibawa ke Banjarmasin melalui jalur darat dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalsel," kata dia.

Penemuan Bangkai Helikopter
Sebelumnya, Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa tim SAR gabungan telah menemukan bangkai helikopter di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E. Lokasi tersebut berada di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, pada Rabu (3/9) siang.

"Bangkai helikopter ditemukan pukul 14.45 Wita. Satu korban sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal, sekitar 100 meter dari bangkai heli, sedangkan tujuh lainnya masih proses pencarian di bangkai helikopter,” ujarnya.

Operasi SAR
On Scene Commander (OSC) telah mengerahkan seluruh Search and Rescue Unit (SRU) darat menuju lokasi penemuan untuk memperkuat proses evakuasi. Unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta potensi SAR lainnya dengan dukungan masyarakat setempat.

Menurut Yudhi, bangkai helikopter yang terbakar ditemukan sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Ia memastikan operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan.

"Seluruh unsur SAR gabungan tetap bekerja keras di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel," kata dia. (Sahil untuk Indonesia)