Lognews201.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan minyak goreng curah belum tentu dihapus. Minyak curah katanya masih berpotensi digantikan dengan minyak kemasan sederhana.
Zulkifli dalam sidaknya ke Pasar Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (16/6/2022) terkait minyak goreng curah bahwa dirinya mengatakan tidak mengatakan migor curah dihapus hanya saja harus ada yang lebih baik dan usaha yang lebih bagus mungkin untuk kemaren curah masih jadi pilihan yang terbaik.
Menurutnya butuh waktu beberapa bulan untuk mengubah minyak curah menjadi minyak kemasan.
“Kemasan sederhana apa bisa menyelesaikan semuanya? Perlu waktu, bisa sebulan, dua bulan. Nanti dihapus curah, ini (minyak curah) belum siap kan nambah urusan lagi,” ujar Zulkifli.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu menyatakan minyak goreng curah akan dihapus dari pasaran secara bertahap.
Saat konferensi pers Business Matching Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) di Kuta, Bali, Jumat (10/6) LBP menjelaskan untuk nanti secara bertahap minyak goreng curah tidak akan ada lagi dan jadi kemasan semua,karena menurutnya minyak goreng curah itu kurang higienis.
Ia memastikan penghapusan tidak akan mengubah harga. Luhut menegaskan harga minyak goreng curah yang diubah menjadi kemasan akan tetap Rp14 ribuan per liter. Meski begitu, dia mengatakan akan ada ketidakstabilan naik-turun harga.
Luhut, dilansir dari pemberitaan detik.com,Rabu (15/6) Luhut mengatakan untuk harga migor tetap Rp 14 ribuan, dan harganya selalu naik turun dan itu memang mekanisme pasar jika suplainya turun pasti jalan.
(Dunkz)



